Menteri PUPR Lepas 68 Generasi Muda BPIW Kunjungan Lapangan

Admin Bpiw     |     13 Oct 2021     |     10:10     |     46
Menteri PUPR Lepas 68 Generasi Muda BPIW Kunjungan Lapangan
Foto Menteri PUPR Lepas 68 Generasi Muda BPIW Kunjungan Lapangan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mendorong jajaran Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) untuk menunjukkan peran sebagai unit organisasi (Unor) yang kuat dan berwibawa.

"BPIW dibuat untuk menjadi organisasi yang berpengaruh dalam memberi masukan programing dan budgeting pembangunan infrastruktur PUPR," ungkap Menteri saat melepas Rencana Kunjungan Lapangan Generasi Muda BPIW secara video confrence di Jakarta, Selasa 12 Oktober 2021.

Menteri berharap, keberadaan BPIW dapat memberikan masukan programing dan budgeting berkualitas pada Kementerian PUPR. "Sehingga, saat tidak ada BPIW itu, akan terasa kehilangan," ungkapnya seraya menambahkan, untuk itu BPIW mesti semakin kuat dalam menyusun programing dan budgeting.

Ia menambahkan, BPIW memiliki programing dan budgeting yang kuat dan memiliki hak veto dalam perencanaan pembangunan infrastruktur PUPR, sehingga perencanaan BPIW akan dimanfaatkan oleh unit organisasi lain di Kementerian PUPR.

Kunjungan lapangan selama dua pekan ini, ungkap Menteri, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk lebih memahami dan menguasai wilayahnya yang akan dikembangkan. “Sebagai planer, generasi muda BPIW ini harus sangat tahu kondisi dan karakter wilayah yang akan dikembangkannya,” terangnya. Ia menambahkan, kunjungan kerja itu bukan ajang wisata kuliner. “Biasanya kunjungan lapangan yang dua atau tiga hari saja, itu kuliner. Kunjungan lapangan kali ini lebih panjang, silakan pahami wilayah kerja dengan semaksimal mungkin,” pesannya. 

Di tempat yang sama, Kepala BPIW Kementerian PUPR, Rachman Arief menyampaikan, total generasi muda BPIW yang diberangkatkan kunjungan lapangan ada 68 orang.  Ia mengatakan, tujuan kunjungan lapangan ini untuk meningkatkan pemahaman Generasi Muda BPIW dalam perencanaan terpadu program pembangunan infrastruktur PUPR berdasarkan pendekatan pengembangan wilayah.

Ia menambahkan, sasaran yang diharapkan dalam kegiatan tersebut, antara lain meningkatnya pemahaman terhadap arah kebijakan pengembangan wilayah yang dikunjungi. “Meningkatnya kemampuan dalam menemukenali potensi wilayah kawasan, potensi ekonomi dan sosial yang dapat dikembangkan untuk menjadi pengungkit pengembangan wilayah kawasan,” paparnya.

Kemudian, meningkatnya pemahaman terhadap pentingnya infrastruktur terbangun untuk menjawab kenapa infrastruktur harus dibangun di lokasi tertentu, sehingga mendapat perspektif pertimbangan-pertimbangan keputusan membangun suatu infrastruktur.

Selain itu, lanjutnya, akan tersusunnya baseline data yang terdiri dari arah kebijakan tata ruang dan sektor prioritas nasional, profil ekonomi dan sosial wilayah/kawasan yang dapat menjadi faktor pengungkit pengembangan wilayah, profil kinerja infrastruktur PUPR (output/infrastruktur terbangun, outcome/keberfungsian dari infrastruktur yang dibangun, benefit/kebermanfaatan dari infrastruktur yang dibangun).  Termasuk, indikasi infrastruktur dan kebencanaan wilayah yang dapat didukung infrastruktur PUPR. “Serta terselenggaranya koordinasi antarsektor melalui rapat dan survei lapangan,” tegasnya.

Rachman Arief juga menyampaikan, lokasi kunjungan lapangan generasi BPIW meliputi 6 lokasi, yakni Koridor Tol Sumatera, Tanjung Selor, Kedungsepur (Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kota Salatiga dan Kabupaten Purwodadi), Koridor Selatan Jawa, Bimindo (Bitung-Minahasa-Manado), serta Sofifi.

Ia menyatakan, kunjungan lapangan ini merupakan tantangan dan peluang bagi generasi muda BPIW untuk menunjukan kinerja yang maksimal. “Agar harapan Pak Menteri merasa kehilangan, saat BPIW tidak ada itu dapat terwujud,” ujarnya. Ia juga menyatakan, di tengah-tengah kunjungan lapangan generasi muda BPIW dirinya akan ikut hadir untuk melakukan kunjungan lapangan.

Kegiatan pelepasan ini diikuti juga oleh Sekretaris BPIW, Iwan Nurwanto, Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Wilayah Nasional (Kapusnas) BPIW, Benny Hermawan, Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR Wilayah I (Kapuswil I) BPIW, Hari Suko Setiono,Kapuswil II BPIW, Kuswardono, serta Kapuswil III BPIW, M Rudy Siahaan.(ris/info BPIW)   

 

Bagikan / Cetak:

Berita Terkait: