Kolaborasi untuk Memperkuat Prospek Lokasi Bisnis Properti

Layanan Informasi BPIW     |     12 Jun 2022     |     06:06     |     51
Kolaborasi untuk Memperkuat Prospek Lokasi Bisnis Properti
Foto Kolaborasi untuk Memperkuat Prospek Lokasi Bisnis Properti

Kapitalisasi proyek infrastruktur pemerintah berupa jalan tol, kereta api dan lain sebagainya memang menjadi salah satu kunci keberhasilan lokasi proyek properti. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Wilayah Nasional (Kapusnas) Benny Hermawan saat mewakili Kepala BPIW menjadi pembicara pada acara Lamudi.co.id Directors Meet-Up 2022, dengan Topik "Buka Potensi Wilayah Prospektif di Indonesia", Jakarta Selatan, Jumat malam, 10 Juni 2022. Hal itu disampaikannya, merespon hasil riset  yang dipaparkan Commercial Director Lamudi.co.id Yoga Priyautama.

Ditambahkannya pula bahwa BPIW yang memiliki tugas salah satunya mendorong keterpaduan perencanaan dan sinkronisasi program pengembangan infrastruktur PUPR baik lintas infrastruktur PUPR, lintas sektor dan  lintas wilayah, serta kewenangan, telah menyepakati dalam beberapa forum keterpaduan perencanaan infrastruktur PUPR yakni Rakorbangwil, Konreg, Rakortekbangda, Rakorgub, dan Musrenbangnas.

Benny mengatakan rencana dukungan infrastruktur PUPR tahun 2023 pada 87 kawasan prioritas RPJMN. Kawasan-kawasan ini bisa menjadi pertimbangan untuk lokasi bisnis properti, terutama pada kawasan-kawasan industri, pariwisata dan perkotaan. Benny percaya intuisi developer lebih tajam dalam memilih lokasi-lokasi prospektif untuk bisnis properti.

Koridor-koridor yang memiliki aksesibiltas tinggi dengan memperhatikan pembangunan jalan tol baik yang sudah beroperasi, dalam tahap konstruksi dan rencana dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk industri properti masuk. Ia juga menjelaskan bahwa Kawasan Industri Terpadu atau KIT Batang menjadi salah satu lokasi yang layak dipertimbangkan karena merupakan salah satu kawasan dengan lokasi yang strategis.

Disebutkan pula bahwa pada saat groundbreaking kemarin, bahwa tahap pertama 450 Ha telah sold out dan saat ini dalam proses pengembangan tahapan berikutnya seluas 1000 Ha. “Jika kawasan industri ke depan  berkembang, akan  dibutuhkan dukungan perumahan, dan ini menjadi salah satu kawasan yang perlu dipertimbangkan, selain lingkaran emas di Metropolitan Jabodetabek, termasuk koridor barat Jakarta – Tangerang, Kedung Sepur, Gerbang Kertasusila dan Cekungan Bandung,” tambahnya. Selain itu, Benny juga sependapat dengan pendapat Hari Ganie bahwa pasar properti di jabodetabek dan Jawa masih cukup besar

Pada kesempatan itu Benny juga menjelaskan beberapa program kemudahan bantuan pembiayaan perumahan yang dilakukan Kementerian PUPR. Berdasarkan data dari Ditjen Perumahan Kementerian PUPR beberapa program kemudahan tersebut adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga/Subsidi Selisih Margin (SSB/SSM), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), dan Pembiayaan Swadaya Mikro Perumahan (PSMP).

Kolaborasi, menjadi kata kunci yang sangat penting dan disepakati oleh stakeholder yang menghadiri acara tersebut dalam rangka membangkitkan kembali industri properti yang menjadi salah satu kontributor pertumbuhan ekonomi. Seluruh sektor properti ini saling bersimbiosis dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Lebih lanjut ia menyatakan, dalam era industri 4.0, peran platform digital juga sangat dibutuhkan dalam memudahkan konsumer memilih properti yang hendak dibeli. Apresiasi kepada  para developer Lamudi.co.id disampaikannya, karena para developer terus menggairahkan industri properti. “Apalagi properti menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi nasional,” tukasnya.

Kegiatan ini dihadiri beberapa kalangan, diantaranya developer-developer yang dinominasikan menerima lamudi property award 2022, CEO Lamudi.co.id Mart Polman, dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Tata Ruang dan Pengembangan Kawasan Real Estate Indonesia (REI) Hari Ganie, Anton Sitorus, Head of Departement, Research and Consultancy Savills Indonesia Ar. Firdaus Santiadji, dan Senior Architect Team Leader Hadiprana Design. (Hen/infobpiw)

 

 

Bagikan / Cetak:

Berita Terkait: