BPIW Muda Gelar Sharing Session untuk Memiliki Hunian
Layanan Informasi BPIW     |     29 Apr 2021     |     10:04     |     50
BPIW Muda Gelar Sharing Session untuk Memiliki Hunian
Foto BPIW Muda Gelar Sharing Session untuk Memiliki Hunian

Tingginya pertambahan penduduk pada kota-kota besar di Tanah Air, mengakibatkan peningkatan kebutuhan akan perumahan. Hal ini mendorong banyaknya perumahan yang dibangun oleh pengembang swasta maupun pemerintah guna memenuhi kebutuhan penduduk. 

 

Demikian terungkap dalam sharing session "Pemilihan dan Penyediaan Hunian bagi Generasi Muda" yang digelar BPIW Muda di Tangerang Selatan, Senin, 26 April 2021. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor PT BTN Wilayah 2 Jakarta-Banten, Dewi Fitrianingrum, serta Tim PT BTN,  Yulia Fitri dan, perwakilan dari PT Riscon Group, pengembang properti, Agus Haryadi.

 

Ketua Tim Pelaksana Tugas Data dan Informasi, Bagian Hukum, Kerjasama, dan Kompu, Sekretariat BPIW, Akhyar Farizal mengatakan, acara tersebut digelar dengan harapan dapat memberikan pencerahan terhadap generasi muda atau milenial BPIW. 

 

"Bagaimana kita bisa memilih dengan tepat dan bijak untuk hunian yang representatif," ungkap Akhyar. Menurutnya, generasi muda perlu mengetahui bagaimana skenario penyediaan perumahan, salah satunya seperti yang disediakan oleh PT Bank Tabungan Negara (BTN) serta pihak developer. Harapannya generasi muda memiliki wawasan untuk memilih hunian yang sesuai dan tidak bermasalah kedepannya. 

 

Kepala Kantor PT BTN Wilayah 2 Jakarta-Banten, Dewi Fitrianingrum menerangkan, BTN memiliki semua layanan perbankan, namun memiliki ciri khas yaitu layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). "Kami salah satunya berkomitmen melayani dan mendukung pembiayaan sektor perumahan," terang Dewi.

 

Ia juga menjelaskan, Bank BTN dalam melayani KPR tidak hanya yang bersubsidi, namun melayani juga KPR yang non subsidi.  "Saat ini kami juga mempunyai kerjasama dengan Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI) Kementerian PUPR terkait rumah subsidi dan non subsidi," terangnya.

 

Yulia Fitri mengatakan, BTN juga memiliki program baru, BTN Solusi. BTN Solusi adalah program bundling tabungan payroll dengan kemudahan kredit kepada nasabah. Nasabah dari Institusi maupun instansi yang telah bermitra dengan Bank BTN dapat menikmati suku bunga KPR dan kredit ringan yang terjangkau serta kemudahan dan kecepatan dalam proses pengajuan kredit.

 

Dengan program BTN Solusi, pegawai yang ingin memiliki rumah lewat KPR BTN salah satu syaratnya wajib mengendapkan saldo tabungan BTN-nya sebesar satu kali angsuran. Hal tersebut dinilai cukup efektif untuk 'memaksa' pegawai menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membayar cicilan KPR BTN. Di samping itu, BTN Solusi juga menawarkan fasilitas financial planner yang makin membuat nasabah dapat lebih bijak mengalokasikan gajinya.

 

Di sisi  lain, Agus Haryadi menerangkan, dalam memilih tempat hunian, hal yang utama adalah lokasi. "Lokasinya harus pas, misalnya jangan sampai sangat berjauhan dengan kantor," terangnya.

 

Selain itu, terangnya, dalam membeli rumah perlu lebih hati-hati dengan pengembang perumahannya. "Lebih aman memang memilih pengembang yang sudah teruji sepak terjangnya profesional," tegasnya.(ris/infoBPIW)

Bagikan / Cetak:

Berita Terkait: