BPIW Dukung Pengembangan Metropolitan Sarbagita dan KSPN di Utara Bali

Layanan Informasi BPIW     |     11 Sep 2021     |     11:09     |     90
BPIW Dukung Pengembangan Metropolitan Sarbagita dan KSPN di Utara Bali
Foto BPIW Dukung Pengembangan Metropolitan Sarbagita dan KSPN di Utara Bali

Kementerian PUPR melalui BPIW komitmen mendukung pengembangan infrastruktur di Kawasan Metropolitan Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita) dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Koridor Utara Bali.

Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah II, BPIW Kementerian PUPR, Kuswardono menyampaikan, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 Provinsi Bali memiliki dua kawasan prioritas. 

"Yaitu koridor pertumbuhan di Metropolitan Sarbagita dan koridor pemerataan di Bali Utara," terang Kuswardono saat membuka Discussion Series Pembahasan Rencana Pengembangan Infrastruktur Metropolitan Sarbagita dan KSPN di Koridor Utara Bali secara Zoom meeting, Kamis 10 September 2021.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjaring banyak data dan informasi dari para pemangku kepentingan di Bali. Data dan informasi itu sebagai masukan untuk rencana pengembangan infrastruktur Metropolitan Sarbagita dan KSPN di Koridor Utara Bali yang sedang disusun tim BPIW. 

Saat ini dalam perkembangannya, ungkap Kuswardono, wilayah Sarbagita menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Bali dengan perkembangan perkotaan dan daerah tujuan wisata berskala internasional. Perkembangan ini memberikan tekanan terhadap pelayanan perkotaan dan menimbulkan keterbatasan air baku, pengelolaan sampah, kemacetan dan alih fungsi lahan. “Sehingga perlu disusun perencanaan yang komprehensif untuk mengendalikan pertumbuhan dan meningkatkan daya," terang Kuswardono.

Selain itu, lanjutnya, untuk menjaga pertumbuhan wilayah Sarbagita menjadikan pengembangan koridor pemerataan di Bali utara sangat penting. Hal itu untuk menyeimbangkan perkembangan Bali secara utuh. "Koridor Bali Utara memiliki potensi perikanan, pertanian dan pariwisata yang dapat menjadi pendorong utama kegiatan ekonomi," jelas Kuswardono. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah II.B, Puswil II BPIW, Allien Dyah Lestary mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Kamis 9 September 2021 s/d Selasa 14 September 2021.

Menurutnya, penyusunan Rencana Pengembangan Infrastruktur di Metropolitan Sarbagita dan KSPN di Koridor Utara Bali dilakukan juga menterpadukan berbagai kebijakan spasial dan sektoral tingkat nasional maupun daerah. 

 "Untuk itu, kami memang memerlukan informasi, saran, dan masukan dari para stakeholder terkait baseline, seperti arah kebijakan, profil wilayah, profil infrastruktur, ataupun isu strategis di kawasan Metropolitan dan KSPN di Bali bagian utara," terang Allien.

Sebelum ada pandemi Covid-19, jelas Allien, tim BPIW selalu turun langsung ke lapangan, namun saat ini masih belum memungkinkan mencari data langsung ke lapangan, sehingga forum ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan data untuk penyusunan Rencana Pengembangan Infrastruktur di Metropolitan Sarbagita dan KSPN di Koridor Utara Bali. 

Pada Kamis 09 September 2021, kegiatan menghadirkan nara sumber Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Kemudian dengan penanggap Kepala Bappeda Provinsi Bali dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali.

Untuk Jumat 10 September 2021, menghadirkan nara sumber Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Denpasar, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kab. Badung, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Badung.

Pada Senin 13 September 2021 menghadirkan nara sumber Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kab. Gianyar, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Gianyar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Tabanan, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Tabanan. 

Kemudian hari terakhir, Selasa 14 September 2021 menghadirkan nara sumber Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab. Buleleng, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Buleleng, Kepala Bappeda Litbang Kab. Jembrana. (ris/infoBPIW)

 

 

 

 

 

 

Bagikan / Cetak:

Berita Terkait: