Bappeda Kota Kendari Sampaikan Usulan Peningkatan SPAM dalam Audiensi dengan BPIW

Audiensi Bappeda Kendari dengan BPIW bahas penyampaian usulan dukungan pembangunan infrastruktur dasar permukiman



Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari melakukan audiensi dengan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah pada Kamis, 18 Desember 2025, guna menyampaikan usulan dukungan pembangunan infrastruktur dasar permukiman berupa program peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Kendari. Audiensi ini dipimpin oleh Muhammad Saiful selaku Kepala Bapedda Kota Kendari didampingi Seko Kaimuddin Haris selaku Sekretaris Bappeda/Plt. Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Kendari, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Abu Sofian, serta Staf Teknis Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Nur Nafsi. Pertemuan tersebut diterima oleh Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Wilayah III, Pranoto, dengan didampingi Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah III.A, Setyo Purnomo.
Dalam kesempatan tersebut, Saiful menyampaikan bahwa kondisi sarana dan prasarana air bersih di Kota Kendari saat ini mengalami penurunan signifikan sehingga membutuhkan dukungan peningkatan SPAM. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan Bappeda, tingkat kehilangan air bersih telah mencapai sekitar 70 persen. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya usia infrastruktur penyediaan air baku yang sudah sangat tua, yakni sekitar 70 tahun, yang dibangun oleh Pemerintah Perancis. Ia juga menambahkan bahwa Bappeda Kota Kendari telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tenggara terkait kesiapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL), Detail Engineering Design (DED), serta memastikan ketersediaan debit intake air baku yang mencukupi agar peningkatan SPAM dapat segera direalisasikan.
Sementara itu, Pranoto menjelaskan bahwa usulan peningkatan SPAM Kota Kendari pada prinsipnya telah diakomodasi dalam Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Rakorbangwil) 2025 yang baru saja dilaksanakan oleh BPIW, dan akan dilanjutkan pembahasannya pada forum Konsultasi Regional (Konreg) yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026. Ia menegaskan bahwa program ini masuk dalam siklus penganggaran pembangunan infrastruktur untuk Tahun Anggaran 2027, apabila memperoleh persetujuan dalam forum Konreg.
Menanggapi penjelasan tersebut, Saiful menyampaikan apresiasi kepada BPIW atas diakomodasinya usulan peningkatan SPAM yang sangat dibutuhkan masyarakat Kota Kendari dalam Rakorbangwil serta keberlanjutan pembahasannya pada Konreg 2026. Menutup audiensi, Pranoto berharap agar usulan ini dapat direalisasikan sesuai tahapan perencanaan dan merekomendasikan pemerintah kota untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk menindaklanjuti catatan yang disepakati pada Rakorbangwil, serta nantinya dapat dikelola dan dijaga secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. (Mut/Tiara)





