Kolaborasi untuk Memperkuat Prospek Lokasi Bisnis Properti
Kapitalisasi proyek infrastruktur pemerintah berupa jalan tol, kereta api dan lain sebagainya memang
menjadi salah satu kunci keberhasilan lokasi proyek properti. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat
Pengembangan Infrastruktur Wilayah Nasional (Kapusnas) Benny Hermawan saat mewakili Kepala BPIW
menjadi pembicara pada acara Lamudi.co.id Directors Meet-Up 2022, dengan Topik "Buka Potensi Wilayah
Prospektif di Indonesia", Jakarta Selatan, Jumat malam, 10 Juni 2022. Hal itu disampaikannya,
merespon hasil riset yang dipaparkan Commercial Director Lamudi.co.id Yoga Priyautama.
Ditambahkannya pula bahwa BPIW yang memiliki tugas salah satunya mendorong keterpaduan perencanaan
dan sinkronisasi program pengembangan infrastruktur PUPR baik lintas infrastruktur PUPR, lintas
sektor dan lintas wilayah, serta kewenangan, telah menyepakati dalam beberapa forum keterpaduan
perencanaan infrastruktur PUPR yakni Rakorbangwil, Konreg, Rakortekbangda, Rakorgub, dan
Musrenbangnas.
Benny mengatakan rencana dukungan infrastruktur PUPR tahun 2023 pada 87 kawasan prioritas RPJMN.
Kawasan-kawasan ini bisa menjadi pertimbangan untuk lokasi bisnis properti, terutama pada
kawasan-kawasan industri, pariwisata dan perkotaan. Benny percaya intuisi developer lebih tajam
dalam memilih lokasi-lokasi prospektif untuk bisnis properti.
Koridor-koridor yang memiliki aksesibiltas tinggi dengan memperhatikan pembangunan jalan tol baik
yang sudah beroperasi, dalam tahap konstruksi dan rencana dapat menjadi salah satu pertimbangan
untuk industri properti masuk. Ia juga menjelaskan bahwa Kawasan Industri Terpadu atau KIT Batang
menjadi salah satu lokasi yang layak dipertimbangkan karena merupakan salah satu kawasan dengan
lokasi yang strategis.
Disebutkan pula bahwa pada saat groundbreaking kemarin, bahwa tahap pertama 450 Ha telah sold out
dan saat ini dalam proses pengembangan tahapan berikutnya seluas 1000 Ha. “Jika kawasan industri ke
depan berkembang, akan dibutuhkan dukungan perumahan, dan ini menjadi salah satu kawasan yang
perlu dipertimbangkan, selain lingkaran emas di Metropolitan Jabodetabek, termasuk koridor barat
Jakarta – Tangerang, Kedung Sepur, Gerbang Kertasusila dan Cekungan Bandung,” tambahnya. Selain itu,
Benny juga sependapat dengan pendapat Hari Ganie bahwa pasar properti di jabodetabek dan Jawa masih
cukup besar
Pada kesempatan itu Benny juga menjelaskan beberapa program kemudahan bantuan pembiayaan perumahan
yang dilakukan Kementerian PUPR. Berdasarkan data dari Ditjen Perumahan Kementerian PUPR beberapa
program kemudahan tersebut adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih
Bunga/Subsidi Selisih Margin (SSB/SSM), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Bantuan Pembiayaan
Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), dan Pembiayaan Swadaya
Mikro Perumahan (PSMP).
Kolaborasi, menjadi kata kunci yang sangat penting dan disepakati oleh stakeholder yang menghadiri
acara tersebut dalam rangka membangkitkan kembali industri properti yang menjadi salah satu
kontributor pertumbuhan ekonomi. Seluruh sektor properti ini saling bersimbiosis dan berkontribusi
dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Lebih lanjut ia menyatakan, dalam era industri 4.0, peran platform digital juga sangat dibutuhkan
dalam memudahkan konsumer memilih properti yang hendak dibeli. Apresiasi kepada para developer
Lamudi.co.id disampaikannya, karena para developer terus menggairahkan industri properti. “Apalagi
properti menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi nasional,” tukasnya.
Kegiatan ini dihadiri beberapa kalangan, diantaranya developer-developer yang dinominasikan menerima
lamudi property award 2022, CEO Lamudi.co.id Mart Polman, dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang
Tata Ruang dan Pengembangan Kawasan Real Estate Indonesia (REI) Hari Ganie, Anton Sitorus, Head of
Departement, Research and Consultancy Savills Indonesia Ar. Firdaus Santiadji, dan Senior Architect
Team Leader Hadiprana Design. (Hen/infobpiw)