Desk Konreg Hari Ketiga Fokus Sinkronisasi Program Infrastruktur Daerah



Desk Konsultasi Regional (Konreg) yang dilaksanakan di Tangerang telah memasuki hari ketiga (15/4), pembahasan kali ini terbagi dalam 2 sesi dengan 10 desk yang membahas program dari masing-masing provinsi. Setiap desk konreg dihadiri oleh Bappenas, Kemenko IPK, jajaran Direktorat Sistem dan Strategi serta Direktorat Teknis seluruh Unit Organisasi di Kementerian PU serta perwakilan provinsi yang terdiri dari Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum.
Pada sesi pertama, Desk 1 membahas Provinsi Sumatera Barat dipimpin oleh Hasna Widiastuti, Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah IA BPIW. Desk 2 membahas Provinsi Sulawesi Selatan dipimpin oleh Setyo Purnomo, Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah III.A. Desk 3 membahas Provinsi Maluku dipimpin oleh Sukamto, Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah III.B. Desk 4 membahas Provinsi Papua Barat yang dipimpin oleh Andie Pramudita, Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah III.C. Sementara desk 5 dipimpin oleh Zaldy Sastra, Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah I.A membahas Provinsi Kalimantan Barat.
Pembahasan yang dilakukan pada sesi 1 antara lain, Pembangunan Sarana/Prasarana Pengendalian Banjir Batang Sinamar Kabupaten Lima Puluh Kota di Sumatera Barat hingga Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Sanggau di Kalimantan Barat.
Selanjutnya dalam sesi kedua, Desk 1 membahas program pada Provinsi Jambi yang dipimpin oleh Fransisco Manalu, Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah I.B. Desk 2, membahas Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpin dipimpin oleh Setyo Purnomo, Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah III.A. Kemudian pada Desk 3 membahas program pada Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipimpin oleh Allien Dyah Lestary, Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah II.C. Desk 4 dilanjutkan dengan membahas Provinsi Papua Barat Daya, dan Desk 5 membahas Provinsi Kalimantan Utara.
Pembahasan program yang dilakukan antara lain pembangunan dan preservasi beberapa ruas jalan nasional, jalan bebas hambatan, pembangunan SPAM regional, embung, intake dan pipa transmisi air baku, pengendali banjir, jaringan irigasi, sistem pengelolaan persampahan, rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pendidikan. Adapun hasil dari pembahasan masing-masing program antara lain yaitu diakomodasi, ditangguhkan ke tahun berikutnya, atau dengan catatan-catatan lain yang disepakati dalam rapat. (Zim/Tiara)





