Dorong Pertumbuhan Ekonomi Wilayah, BPIW Susun Pra Desain Kawasan Kota Lama Semarang
Layanan Informasi BPIW     |     16 Jun 2017     |     09:06     |     4
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Wilayah, BPIW Susun Pra Desain Kawasan Kota Lama Semarang
Foto Dorong Pertumbuhan Ekonomi Wilayah, BPIW Susun Pra Desain Kawasan Kota Lama Semarang

Badan Pengembangan Infrastruktu Wilayah (BPIW) melalui Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan, melakukan penyusunan Pra Desain Kawasan Kota Lama Semarang. Menurut Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan, BPIW Kementerian PUPR, Agusta Ersada Sinulingga kegiatan tersebut bertujuan untuk mendapatkan masukan mengenai permasalahan, rencana, dan program perwujudan Kota Pusaka Semarang dan Kawasan Kota Lama Semarang (KKLS).

“Rapat koordinasi ini merupakan rapat kedua dalam rangka penyusunan Pra Desain tersebut. Pada kesempatan koordinasi pertama,  tanggal 6 April  lalu yang merupakan tahap kick off, dimana kami dan tim menampung berbagai masukan dan arahan mengenai visi pengembangan Kota Lama Semarang,” ujar Agusta saat membuka kegiatan itu di Semarang, Kamis (15/6). Pada tahap kick off tersebut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu.  

Setelah tim melakukan survei dan pengumpulan data menurut Agusta, maka dilakukan pemaparan konsep awal pengembangan Kota Lama Semarang dengan mensinkronkan rencana dan program dari berbagai pihak seperti Pemerintah Kota Semarang, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, dan Balai Besar Wilyah Sungai Pemali Juala. Selain itu juga disinkronkan dengan rencana program permukiman dan keciptakaryaan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang.

Lebih lanjut Agusta mengatakan Kota Semarang merupakan bagian dari Metropolitan Kedungsepur (Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Grobogan). Kedungsepur ini  merupakan salah satu dari 7 kawasan Metropolitan di Indonesia dan menjadi salah satu kota yang tumbuh sangat cepat.

Rencana pengembangan kawasan Metropolitan Kedungsepur khususnya kawasan Kota Lama Semarang, kata Agusta, merupakan salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah melalui keterpaduan perencanaan dan sinkronisasi program pembangunan khususnya infrastruktur PUPR yang sinergis antar sektor, antar wilayah, dan antar tingkat pemerintahan.

Kegiatan tersebut diisi dengan pemaparan hasil survei tim penyusun. Setelah itu diisi dengan paparan 4 narasumber mengenai program terkait Kota Lama Semarang dari unit organisasi masing-masing.  

Keempat narasumber tersebut yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Iswar Aminuddin dan Penalaah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, Endang Dwi Dikiyanti. Selanjutnya, Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana,  Dani Hamdan, dan Kepala Bidang Tata Ruang, Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, Anik Setiani.

Kegiatan yang diikuti puluhan peserta ini dihadiri beberapa kalangan seperti Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Bappeda Kota Semarang, Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, dan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Semarang. Hen/Shovi/infobpiw

Bagikan / Cetak:

Berita Terkait: