BPIW - BPOPKP Danau Toba Koordinasi Terkait Integrated Tourism MasterPlan

Oleh: Layanan Informasi BPIW Rabu, 21 January 2017    |    08:01

Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan koordinasi dengan Badan Pelaksana Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata (BPOPKP) Danau Toba terkait penyusunan Integrated Tourism MasterPlan Danau Toba, Borobudur dan Lombok di ruang rapat utama BPIW, Jakarta, Kamis (19/1).

 

Koordinasi tersebut dihadiri langsung Kepala BPIW, Rido Matari Ichwan didampingi jajarannya dan Kepala BPOPKP Danau Toba, Aries Prasetyo.

Rido mengatakan, saat ini penyusunan Integrated Tourism MasterPlan Danau Toba, Borobudur dan Lombok sudah memasuki penyelesaian tahap akhir term of reference (TOR) atau Kerangka Acuan Kerja (KAK) semua kawasan.

Setelah penyelesaian TOR tuntas, lanjut Rido, kemudian BPIW melalui Kementerian PUPR akan memasukan pada proses lelang. “Untuk proses lelang akan dilakukan di LPSE LKPP (Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah,-red),” terangnya.

Lebih lanjut, Rido menerangkan, lingkup dalam Integrated Tourism MasterPlan untuk Danau Toba yaitu rencana induk pengembangan infrastruktur di luar lokasi destinasinya. “Seperti pengembangan jalan dari Siantar ke Prapat atau pengembangan jalan tol menuju Danau Toba dan lainnya,” terang Rido.

Selain itu, Rido menjelaskan, Integrated Tourism MasterPlan untuk Borobudur terkait kawasan-kawasan di sekitar Borobudur. “Adapun untuk Mandalika lingkupnya adalah kawasan-kawasan di Pulau Lombok,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Aries Prasetyo menerangkan, tingkat harapan masyarakat pada program pemerintah dalam pengembangan Danau Toba sangat tinggi. “Untuk itu saya merasa perlu melakukan banyak koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan BPIW agar masterplan untuk kawasan Danau dapat implikatif sesuai harapan masyarakat,” terangnya.

Menurut Aries, pada berbagai pertemuan yang dilakukan terkait pengembangan Danau Toba senantiasa banyak aspirasi masyarakat yang membangun. “Saya di kantor kerap mendapat usulan-usulan dalam bentuk paper yang tebal. Ekspektasi masyarat dari 7 kabupaten di sekitar destinasi Danau Toba memang sangat tinggi,” terangnya.

 

Dengan begitu, lanjutnya,  BPOPKP Danau Toba berkomitmen melakukan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak supaya dapat mewujudkan harapan masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata Danau Toba.(ris/infoBPIW)

Tinggalkan komentar

Berita Lainnya

World Bank Siap Duku...

Selama ini wisata Indonesia selalu identik denga...

BPIW Dorong Pemprov ...

  Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah...

Kementerian PUPR dan...

  Badan Pengembangan Infrastuktur Wilayah ...